Selasa, 21 Mei 2019

Pejelasan Tentang Pemograman internet

Konsep Dasar Pemrograman Internet

 Pemrograman internet adalah pemrograman aplikasi berbasis internet (aplikasi internet). Aplikasi internet adalah suatu jenis aplikasi yang menerapkan arsitektur sistem terdistribusi. 


 Jenis arsitektur sistem terdistribusi ada dua, yaitu Client-Server dan Peer-to-Peer. 

 Sistem Client Server dibagi menjadi komponen yang berfungsi sebagai permintaan layanan (client) dan pemberi layanan (server), sedangkan sistem Peer-to-Peer terdiri atas komponen - komponen yang fungsinya setara dan dapat saling melayani atau meminta layanan. 

 Kelebihan sistem Client-Server 
1. Client mengakses fungsionalitas server dari jarak jauh.
2. Client dan Server didesain terpisah dan mungkin berbeda, lebih sederhana dibanding mendesain suatu program yang melakukan segalanya.
3. Data disimpan terpusat.
4. Beban komputasi disebar ke beberapa mesin.


 Kekurangan sistem Client-Server 
1. Adanya delay komunikasi antara client dan server.
2. Harus mempertimbangkan sinkronisasi dan paralelisme proses dalam mendesain server. 

 Komunikasi dengan Protokol
 Protokol merupakan aturan yang telah disepakati client dan server mengenai bagaimana cara berkomunikasi. Ada jenis protokol aplikasi dimana client dan server saling berbalas pesan dalam format / sintaks dan urutan tertentu, ada pula jenis protokol transmisi atau yang biasa disebut TCP/IP. TCP mengolah pesan dan dipecah - pecah menjadi potongan paket - paket data, setiap paket data dapat melewati rute jaringan yang berbeda, jika sudah sampai tujuan maka paket - paket data tadi dikonstruksi ulang menjadi pesan seperti semula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar